Aug
28
Filed Under (Article) by auliahazza on 28-08-2006

Pertama kali mendengar kalimat “Pembeli itu adalah Raja” dari umur
11-an. Sambil membersihkan tutup parfum yang beberapa jam lalu sudah
dilap juga, pegawai bapak saya mengatakan hal itu. Beliau mengatakan,
apapun perangai pembeli harus dihadapi dengan sabar, tersenyum serta
ramah tamah. Walaupun sudah ngeberantakin barang. Coba yang ini, coba
yang itu. Syukur kalau ada yang dibeli, kalau tidak ya.. sudah, tidak
usah mengomel. Mungkin suatu saat si pembeli ini akan kembali ke kita.
Mereka, minimal ingat kita karena ramah tamah, sabar, akrab dan
tersenyum. Saya pun hanya mendengarkan nasihatnya. (more..)

Aug
13
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 13-08-2006

Setelah magrib, tanggal 13 Agustus 2006. Seorang bapak memberi kabar bahwa Pondok Petir kena flu burung. Bapak ini membaca berita dari Poskota hari Sabtu. Beliau baca diangkot, jadi korannya punya orang lain.

Setelah cari-cari di Papa Google ketemu deh. Ada yang nyambung dengan yang dicari ada yang tidak. Sayangnya tidak dikasih tahu jalan apa. Pondok Petir itu yang mana, kan luas banget. Cuma dikasih tahu RT. 03 RW. 03. Lebih spesifik lagi donk kalau kasih berita.

Ada yang bisa mengklarifikasi ? Gimana nih Pak Lurah ?

Mau baca beritanya … (kalau mau lihat berita aslinya, tinggal klik di judulnya)


Dua Ekor Ayam Warga Sawangan Idap Flu Burung

Dua ekor ayam milik warga Sawangan, Depok, Jawa Barat, positif
mengidap flu burung. Dua ayam masing-masing milik Mamat dan Ny Dewa,
warga RT 03 RW 03, Kelurahan Pondok Petir itu dimusnahkan dengan cara
dibakar, Jumat (11/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Tiga puluh ekor ayam lainnya yang mati mendadak hari Kamis,
juga dibakar Jumat ini," kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan
Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian Kota Depok, Deddy
Sujadi, Jumat siang.

Menurut Deddy, dua ekor ayam yang
disebutkan positif flu burung itu berdasarkan rapid test atau
pemeriksaan cepat yang dilakukan petugas Dinas Pertanian. "Kami
menunggu penguatan hasil laboratorium di Bogor," katanya.

Sementara
itu Amshori (42), warga RT 03 RW 03 Pondok Petir mengatakan, Jumat pagi
dua ayamnya mati mendadak. Kamis sebelumnya enam ayamnya juga mati
mendadak. "Ayam peliharaan itu langsung saya bakar," kata Amshori.

Menurutnya, sejumlah tetangganya yang juga memelihara ayam juga mengalami hal serupa, ayam-ayam mereka mati mendadak.

Deddy
Sujadi menganjurkan warga Sawangan untuk tidak memotong dan mengonsumsi
hewan yang sakit, tapi segera musnahkan hewan tersebut. "Tetap jaga
sanitasi. Cuci tangan yang bersih setelah kontak dengan hewan yang
sakit," katanya. (kcm/broto)

—————————————————
Berita yang sama juga ada di Elshinta.com dengan judul

30 Unggas Mati Mendadak, Dinas Pertanian Kota Depok Gelar Rapid Test

Berita yang ini, ga bisa dikasih alamatnya. Jadi ke Elshinta kemudian searching dengan kata-kata Pondok Petir.

——————————————————

Pas nyari ketemu berita tentang salah satu warga Komp. Reni Jaya. Asal berita dari Detik.com

Seorang Nenek Mengaku Berhasil Ciptakan Obat Flu Burung

Meluasnya wabah flu burung membuat Sulastri
Sahal tergerak hatinya. Wanita berusia 63 tahun ini mengaku berhasil
membuat obat untuk menyembuhkan penyakit flu burung. Obat berbentuk
kapsul warna merah itu diberinya nama proflub.

Sulastri membawa obat ciptaannya ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RPSI)
Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Didampingi seorang asistennya,
Sulastri tiba di RSPI pukul 16.30 WIB, Selasa (27/9/2005).

Wanita tua berbaju merah muda, celana panjang hitam dan kerudung coklat
itu kemudian diterima oleh seorang perawat. Menerima obat yang
ditawarkan? Si perawat tak berani melakukannya. Ia hanya menyarankan
Sulastri untuk datang lagi besok pagi saat direktur rumah sakit ada di
tempat.

Sulastri, kepada detikcom yang menemuinya di Ruang Cempaka
RSPI, mengaku sudah datang ke kantor Depkes pada pukul 11.00 WIB.
Karena Dirjen Kesehatan tidak ada, dia diterima pegawai tata usaha
Dirjen Kesehatan. Sulastri mengaku disuruh langsung datang ke RSPI.

Warga Jalan Mawar Reni Jaya Blok E.8/2, RT 1 RW 7, Pondok Petir,
Sawangan, Depok, ini mengaku membuat obat flu burung dari lima macam
ramuan. Bahan yang digunakan adalah acorus calamus, coriendri fructuf,
coleus scutellariodes, zingiber americonus, dan plaglantu niruni.

Bahan apa itu? Apa istilahnya dalam bahasa Indonesia? Sulastri menolak
menjelaskan. "Bahasa kedokteran memang harus seperti ini," kilahnya
sembari menambahkan dosis obatnya untuk orang dewasa adalah tiga kali
dua sehari, sedangkan untuk anak tiga kali satu sehari.

Sulastri mengaku mendapatkan keahlian membuat obat secara turun
menurun. Dia kemudian menunjukkan riwayat keberhasilan dia sebagai ahli
pengobatan. Ia, misalnya, pernah berhasil mengobati pasien diabetes,
darah tinggi, leukimia, dan membuat 25 jenis obat.

Resep obat flu burung, menurut Sulastri, terlintas secara otomatis saat
Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari mengumumkan kejadian luar biasa
(KLB) flu burung. "Ketika saya melihat menteri mengumumkan KLB flu
burung di televisi, saya secara otomatis menulis resep obat ini,"
katanya.

Sulastri yakin obat flu burung yang dibuatnya juga akan berhasil
seperti ciptaan-ciptaannya sebelumnya. "Insya Allah akan berhasil,"
katanya dengan meyakinkan.

Moga-moga, bu. Amin.(gtp)

Aug
13
Filed Under (Story) by auliahazza on 13-08-2006

Seingat saya, setelah remaja dan menginjak usia tua, badan diurut
baru dua kali. Ga tahu deh sewaktu balita. Yang jelas …. kapok. Badan
bukannya sembuh malah semakin remuk. Waktu diurut … waduh … sakit
rekkk. Kalau ga perlu-perlu banget ga diurut deh.

Urut yang terakhir, hari Senin, habis dari Ciloto.
Ibu yang ngurut itu menyayangkan kenapa ga cepat dibawa malamnya, agar
ga begitu sakit. Dan dia ga habis pikir kok udah gede bisa masuk ke got
sih … hahahaha. Walah …. Tahu ga bu, malam itu lagi menyusun kekuatan
dan keberanian. Nah, benar kan, sewaktu diurut, sakit …. apalagi habis
diurut lebih-lebih … malah sakitnya pindah ke kaki kiri, jadi jalannya
pincang. Aturannya yang pincang itu kaki kanan karena menderitanya yang
bagian itu.

Read more …

Aug
12
Filed Under (Cook) by auliahazza on 12-08-2006

Berhubung udah banyak majalah or buku masakan sebagai koleksi. Dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan, misalnya robek, tinta bulpen hilang tak sengaja, karena umur majalah/buku/tabloid atau bencana alam. Saya simpan diblog.

Makanan/kue dan lain-lain akan disimpan bila sudah dicoba dan disukai. Atau belum pernah dicoba tapi foto/gambarnya menggugah selera.

Kalau makanan/kuenya tidak enak atau tidak sukses, diluar tanggung jawab Aul. Kalau mau protes, ke sumbernya aja.

Alamat blog yaitu http://360.yahoo.com/auliahazza

Aug
12
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 12-08-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Sambungan ….

Hari
Minggu pagi giliran kita olah raga, sekitar jam 7 waktu Ciloto.
Untungnya udah makan duluan jam 5.30, bawa bekel dari rumah, lumayan
buat nganjal perut. Nganjal perutnya bikin kenyang … hehehehe.
Ada ayam Texas, keripik kentang balado plus nasi. Kalau nunggu sarapan pagi yang disediakan oleh Villa baru jam 9.
Kalau jam segitu, aul udah laper berat, tidak bagus buat lambung.

Olah
raganya biasalah, angkat kaki, angkat tangan, muter-muter pergelangan
tangan dan kaki, owel-owelan, putar pundak dan yang lainnya. Olah
raganya didepan Villa yang jalannya beraspal. Setelah peregangan,
lari sebentar tapi ngos-ngosan karena melalui jalan nanjak.

Read more …

Aug
12
Filed Under (Story) by auliahazza on 12-08-2006

Sambungan ….

Ada cerita seru menjelang sholat shubuh. Dibanguni sekitar jam 3.00
pagi untuk sholat malam. Sholat malam ini merupakan rangkaian dari
acara Al-Kaustar.

Letak musholla terpisah dari villa. Tidak
jauh sih, dekat banget. Tempat berwudhunya gelap, mungkin tidak ada
lampu, maklum ga perhatiin tuh, apakah ada lampu atau tidak. Jadi
berwudhunya di kamar saja. Airnya jangan ditanya deh, super dingin
menusuk tulang. Semuanya memakai baju hangat dan kaus kaki. Yang
perempuan dibagi dua shaf. Shaf ke dua bersender dengan dinding – enak
yaa… -. Saya ada di shaf pertama. Yang laki-laki hanya punya satu shaf.

Read more …

Aug
10
Filed Under (Story) by auliahazza on 10-08-2006

Sabtu dan Minggu, tanggal 5 dan 6
Agustus 2006, kami nginap di vila daerah Ciloto. Vila
itu berdampingan dengan Lembah Hijau. Menginap ini untuk mengganti
suasana sekali setahun pengajian Al Kaustar. Sudah tiga kali dalam tiga
tahun ber-outbound ria. Baru kali ini, saya ikutan.

Read more

Aug
03
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 03-08-2006

Nyesel … nyesel deh nemenin keponakan jalan-jalan sore. Dia keterusan minta jalan-jalannya sama gw. Udah seminggu nih … dia ga mau jalan-jalan sama yang lain. Biasanya sama ongkunya (kakek).

Baru pulang sekolah jam 10.30 aja udah nagih … "Nanti sore, jam 5 jalan-jalan. Kalau ga nanti dikelitikin". Wah… emangnya gw pikiran :)). Gw bilang aja "Ga janji deh …"

Lusa kemarin aja, dia nangis karena gw ga bisa nemanin jalan-jalan karena ada kerjaan. Pake narik-narik baju, untung ga robek.

Kemarin, untungnya anak tetangga main ke rumah … lupa dia… asyik jadi gw bisa nonton TV. :D

Hari ini udah berapa kali nih bilang "Uwo jalan-jalan" .. aduhhh. Pake ancaman lagi.

Gw udah ga tahu nih, mau jalan-jalan kemana lagi …. masak muter-muter disitu aja … ada ide … ?