May
25

Suara Yang Menganggu

Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 25-05-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Malam minggu itu, hampir mendekati
tengah malam. Saya tersentak dari tidur. Achhh …  suara motor itu
lagi. Kenapa jam segini masih saja mengagetkan jantung … wadao saya
lemes nih jadinya. Jantung berdebar kencang. Kenapa anak itu tidak
dinasehati orang tuanya ?, “Jangan mengeluarkan suara motor yang
bikin orang kaget!”. Saya lihat TV masih menyala. Saya ambil bantal
dan selimut. Saya tinggalkan karpen di lantai. “Besok saja
dibereskan,” kata saya dalam hati. Sambil mematikan TV, saya langsung
bergegas masuk kamar dan melanjutkan tidur. Jantung saya sudah
berkurang debarannya.

 

Saya pulang ke rumah di Bekasi cuma
hari Sabtu dan Minggu. Sisanya tinggal di rumah tante di Bendungan
Hilir. Suara motor itu setiap kali tidur dirumah memang membuat
jantung saya lemes. Ibu saya pun begitu, setiap anak itu lewat
jantungnya lemes. Anak itu mengendarai motor yang sangat berisik di
pagi juga… siang juga… malam juga… tengah malam juga…
brengsek amat tuh anak.

 

Orang-orang yang sepanjang jalan yang
dilewati anak itu beserta motornya cuma bisa sumpah serapah begitu
juga kami sekeluarga. Tahukan sumpah serapah orang kaget, “brengsek”,
“mampus loe”, “ketabrak lho”, dll. Paling bagus cuma bilang
“astagfirullah”. Iya deh… knalpotnya suaranya keren habis, aspal
mulus habis. Kenapa engga dipergunakan sebaik-baiknya … Tul enggak
!. Tapi kalau merugikan orang lain ‘kan egois banget. Belum pernah
dimarahi orang kali ya tuh anak.

 

Anak itu tinggal di Blok D. Saya
tinggal di Blok C, tetanggaan sama IndoMart. Rumah saya berada di
jalan utama komplek. Postur tubuh anak itu gemuk, berkulit hitam.
Orang tuanya buka warteg di Jakarta. Setiap sore, mereka beserta
pembantunya sibuk ngupas bawang merah, bawah putih di atas got dekat
rumahnya.

 

Menurut keterangan Bapak Aul, para tetangga sudah super kesel.

 

Kira-kira satu bulan kemudian, akhirnya
ada juga tetangga meninggal dunia karena penyakit jantung. Menurut
keterangan Bapak, orang itu meninggal karena tidak berapa lama anak
gendut itu lewat. Akhirnya kejadian juga kan… Dia mencelakakan
orang ….

 

Beberapa minggu setelah itu, anak itu
meninggal dunia karena ketabrak truk di dekat UNISMA ‘45 (Universitas
Islam ‘45). Makanya jangan ngebut …

 

Tapi kita senang lho, tidak ada yang
bikin jantung lemes.

 

Sayangnya, dirumah yang baru kejadian
terulang lagi, banyak juga yang punya suara motor yang bikin jantung
lemes.

 

Nasib … Nasib ….



Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: