Feb
14
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 14-02-2006

Menurut saya, dibawah ini adalah doa atau puisi. Didapat dari undangan pernikahan sepupu saya "Mukti Ali Munir".  Maklum baru baca seperti dibawah ini, biasanya kalau ada undangan cuek bebek cuma baca siapa yang nikah. Judulnya CINTA. Berikut isinya :

CINTA

Ya Robbi,
Saat aku menyukai seorang, ingatlah aku bahwa ada sebuah akhir, sehingga aku tetap bersama yang tak pernah berakhir.

Ya Robbi,
Ketika aku merindukan seseorang kekasih, rindukanlah kepada yang rindu cinta sejatimu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi.

Ya Robbi,
Jika aku mencintai seseorang, temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu, agar bertambah kuat cintaku pada-Mu.

Ya Robbi,
Ketika aku sedang jatuh cinta, jagalah cinta itu, agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Robbi,
Ketika aku berucap "Aku Cinta Padamu" biarkanlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu …

Amien 3x Ya Allah ya Robbal ‘Alamin…

Feb
13
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 13-02-2006

Kemarin siang ada user laki-laki, rambutnya panjangnya sampai diatas pundak, hmmm ganteng juga. Si user itu duduk dikomputer no. 3 yang kebetulan bersebelahan dengan server. Antara server dengan client no. 3 disekat. Keponakan aul berdiri melihat orang tersebut … hmm cukup lama juga sih berdiri depannya.

Akhirnya keponakan aul tanya ke saya dan masih berdiri depan user itu ….
"Uwo… dia itu laki-laki atau perempuan ?"

Karena saya mengerti siapa yang dia maksud, saya bilang "Laki-laki"

"Kok rambutnya panjang ?" kata keponakan
"Coba tanya ke dia, kenapa rambutnya panjang …" kata saya

Dengan muka malu-malu, keponakan aul menggeleng … artinya ga mau …

Dan saya pun tertawa dalam hati …

Sayangnya saya ga tahu reaksi muka tuh cowok. Untungnya, saat itu warnet lagi sepi, cuma 2 user. Kalau lagi rame, tuh  cowok pasti malu …

Kalau saya jadi tuh cowok, habis dari warnet … potong rambut …

Hmm … Kalau cewek potongan rambutnya cowok tapi pake rok… keponakan aul tanya juga ga …?
Kayaknya ditanya juga .. masalahan dia orang pengen tauuuuuuuu aja …

Pasti tanyanya kayak gini dan pasti juga didepan orangnya :
"Uwo… dia itu perempuan atau laki-laki ?"
"Perempuan" kata saya
"Kok rambutnya pendek ?" kata keponakan aul

hahaahahahahaaaa

Feb
12
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 12-02-2006

Tanggal 14 Februari seluruh dunia merayakan hari "Valentine". Gambar hati, cupid, warna pink sebagai simbol Valentine ada dimana-mana.

Tahukah Anda sejarah lahirnya Valentine ? Coba klik disini

Feb
10
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 10-02-2006

Klinik ini terletak di samping mesjid
UIN. Merupakan bagian dari Universitas Syarif Hidayatullah. Kesan
pertama masuk, tempatnya kecil tapi padat. Bersih banget dan semua
orang disana ramah-ramah. Perempuannya semua pake jilbab. Teratur dan
rapi.

Ada tempat yang menjual kacamata, apotik, ruang
rontgennya ada dua buah. Tempat pendaftaran pasien baru dan lama yang
ingin berobat. Ada UGD. Laboratorium. Ada kotak saran. Ruang Customer
service. Beberapa TV, beberapa kursi roda, ada mobil ambulance dll…

Oh.. ya ada Cowok berwajah Timur Tengah keluar masuk UGD… ganteng juga … bisa bahasa Indonesia lho… D

Di
Klinik UIN ada beberapa Poli. Yang saya ingat aja ya … Poli Gigi,
Poli Kulit & Penyakit Kelamin, Poli Anak, Poli Mata, Poli … dll deh
…. lupa …. ke sana aja … gimana … )

Untuk ukuran klinik .. rame banget … kayak rumah sakit …

Disana
ada rawat inap tidak ya ? Kalau rumah sakit bersalin ada tapi tempat
terpisah. Kalau mau lihat petanya ada di bagian tempat pendaftaran

Hmm…. disana komputernya pake OS Linux. Sayang, pegawainya tidak tahu pake distro apa …

Untuk WC .. nah yang ini penting banget bagi aul … WCnya wangi kamper dan bersih banget ….

Feb
08
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 08-02-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P

Akhirnya
gigi geraham yang posisinya miring diangkat juga setelah sekian lama
berjongkol diujung belakang mulut sebelah kanan. Saudaranya yang
disebelah kiri dengan posisi yang sama sudah diangkat sekitar umur 22
tahun.


Gigi
ini menganggu bila makanan keselip, ingin membuang makanan tersebut
tidak cukup menggosok gigi, yaaa terpaksa dicongkel pake jarum jahit.
Merepotkan, membahayakan dan tidak boleh dengan cara itu. Lagipula
gigi yang miring itu tidak ada fungsinya.

Gigi
yang diangkat ini sudah patah sebagian. Kapan dan makan apa sehingga
terjadi patah, aul ga tahu … udah ketelan kali giginya :D. Aul
lihat dikaca, gigi sebelum patah ini sudah hitam dan benar waktu
diangkat giginya hitam.

Lama
kelamaan, kalau kumur-kumur terasa ngilu dan rasa sakit sampai
kemata, kepala pusing. Pernah saya tekan rahang yang sebelah kanan,
wadaoo sakit …. Takutnya kalau didiamkan akan merembet ke gigi
didepannya yang mengakibatkan gigi berlubang kalau kita tidak bisa
menjaganya dengan baik. Contoh sepupu saya dengan kasus yang sama,
karena didiamkan, gigi tetangganya menjadi berlubang, harus diangkat,
ditambal.

Ga
ada kamus tuh dikeluarga aul, gigi ditambal-tambal. Dan tidak ada
dikamus keluarga aul sakit gigi.

Gigi
geraham yang miring harus diangkat dengan operasi kecil, ongkosnya di
UIN Rp. 900.000, kalau di drg. Indro (Mayor Laut Purn, mantan drg di
RSAL Mintohardjo) ongkosnya Rp. 1.800.000,- kalau didiscount cuma
bayar Rp. 1.500.000 -an.

Lucunya
di UIN. Waktu datang kesana, dokternya bilang operasi sekarang …
wah… kaget aul, ga mau deh operasi saat itu … ga siap mental lagi
… aul takut jarum suntik. Lagipula giginya masih ngilu. Juga takut
kalau terjadi apa-apa seperti istri paman dan sepupu saya yang lain.
Dokternya pede ama lagi…. Kenapa ? karena saya sudah makan obat yang diberikan oleh drg. Indro, aul ga tahu fungsinya tapi obat itu sudah dianggap cukup oleh dokter mengambil tindakan pencabutan.

Kalau
istri paman sakit stroke karena habis dicabut gigi. Yang ini
ceritanya ga jelas, paman bilang, waktu dicabut sebelumnya ga
dirontgen dulu main cabut aja, mungkin karena stress setelah dicabut
atau memang ada darah tinggi, ga jelas deh … tapi anak-anak bilang
strokenya gara-gara habis cabut gigi.

Kalau
sepupu saya yang lain. Giginya dipatahin sama dokter, jadi giginya
sekarang tingginya sejajar sama gusi… jadi kalau mau dicabut tuh
gigi, gusinya harus dibelek dan sampai sekarang sepupu ga berani
cabut giginya karena trauma ke dokter gigi. Terus dia ke dokter gigi
yang lain, nah yang ini ga tahu ceritanya gimana tapi berkasus juga.

Kalau
aul bertahan tidak mencabut gigi geraham yang kanan
melihat kasus istri paman. Padahal soal cabut-mencabut gigi udah
pernah dan ga pa pa tapi tetap aja takut booo.

Operasi
sukses, dicabut ga terasa, pake bius lokal, disuntik di dua tempat. Sekarang statusnya, aul
ga boleh terlalu banyak bicara kalau perlu ga bicara sama sekali. Ga
boleh makan yang panas-panas, bolehnya minum dingin/es krim, makan
bubur. Hari Sabtu, tanggal 11 Februari 2006, buka jahitan. Kondisi
kembali benar-benar normal sebulan :D


Bius hilangnya 1 jam kemudian, sakitnya ga begitu terasa karena
dikasih obat penahan sakit.

Aul
disuruh minum susu tapi yang non fat. Kalau instan, full cream
aul ga mau karena setiap minum susu tersebut jerawat langsung muncul
dan sudah terbukti kalau ga minum susu jenis itu jerawatnya ga
muncul. Aul diindikasikan kekurangan kalsium karena giginya patah :D

TQ
dokter … lama ya … nyabutnya …:D … hmm cuma 15 menit kira-kira :)

Kapan-kapan bersihin gigi ya… 1 keluarga nich…. ada 5 orang … ga cape kan…:)

 

 

Feb
07
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 07-02-2006

Aul senang deh ada peraturan  dilarang merokok ditempat umum.  Perokok itu egois. Ga mikirin kesehatan orang lain. Perokok itu ga beradab, ga punya sopan santun … tidak menghargai orang … tidak menghargai diri sendiri … tidak menghargai hasil jerih payah sendiri… uang kok dibakar …!!!! Mereka bisa disamakan menghisap narkoba…

Udah mulut perokok bau… super bau … baunya itu lho bikin kepala pusing banget , ga sembuh pusing kepalanya walaupun udah minum obat pusing, malah pusingnya berlanjut sampai keesokan harinya.

Udah bau asapnya bikin baju aul jadi bau rokok.

Kalau Aul sakit gara-gara menghisap asap rokok.. aul tuntut …

Hidup Bang Yos…

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Feb
07
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 07-02-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Paling
menyenangkan mencoba resep masakan. Banyak lucunya, kesel, gagal,
berhasil, ribet, berantakan.

Yang
paling ingat aja aul ceritain  …

Paling
ingat bikin donat untuk pertama kalinya. Wah cape bikin adonannya,
berkeringat, tangan pegel. Maunya sih pake mixer yang adukannya untuk
roti, tapi kayaknya ga tega deh sama adukannya … takut patah. Pake
alat tradisional aja yaitu tangan, cape …cape deh. Sambil kerja
mikir aja, “lama banget kalisnya”. Sebentar-bentar tanya ke ibu
“udah belum…” Pasti jawabnya belum. Akhirnya sudah ga lengket
“Alhamdulillah” … wah kayak olah raga aja .. udah turun berapa
kilo … ha ha haha. Giliran membulatkannya juga tidak bagus-bagus
banget. Waktu pake cetakan, pas dilepas dari cetakan masih lengket,
bodo ahh yang penting udah jadi. 2 kali didiamkan… asyik donatnya
gede. Senang deh, ibuku juga senang karena ibu ga pernah bikin segede
gitu. Dari ukuran kecil bisa 2 kali lipat :P. Terus hasilnya empuk
banget terus dapatnya banyak.

Nah,
kebiasan jelek keluarga gw, kalau sekali berhasil minta terus
dibuatin :D. Beberapa hari kemudian sewaktu pulang kerja, baru aja
buka pintu pagar. Ibu langsung menyambut dan berkata “Auliah, bikin
donat, udah ada kentang, sudah disediakan semua bahan, tinggal
ditimbang, buatnya setelah makan, sholat ya …”. Wah … :=)) …
lemes deh :)). Tapi gpp bisa ada sarapan pagi tambahan dari pada beli
roti. Tapi yang jelas, Auliah ga mau buat  donat terus-terusan cape
nih … bisa turun berapa kilo :)). Tapi tetap aja sebulan kemudian
disuruh buat lagi :=)).

Buat
empek-empek. Suksesnya dikuahnya. Kalau di empek-empeknya … amis
banget, padahal udah direndam berjam-jam pake jeruk nipis dan cuka
sampai tuh ikan pucat. Menurut Mia, ikannya sudah tidak segar.
Masalahnya ikan tenggiri itu memang susah didapat di Pasar Baru
Bekasi dan Pasar Margahayu, terus kalau ada harganya mahal dan kurang
bagus. Karena saya tanyain terus ikan Tenggiri/Belida akhirnya beliau
terpaksa beli.

Kalau
bikin Mie Bakso, sukses sih kalau ditambah mecin. Kalau ga pake mecin
banyakin bumbunya (jamin enak ga ya ??!! … hmmm) dan baksonya harus
yang segar/bagus kalau perlu bikin sendiri. Begitu juga mie ayam
kalau mau enak tambahkan mecin dan yang penting mie yang bagus punya
… saya lupa merk mie yang enak. Dijamin seperti yang dijual. …
mabok .. mabok deh makan mecin melulu … sakit tau rasa loo.

Kalau
Sate Padang, bumbunya ditakarin 2 kali lipat aja dari resep. Pedesen
aja kalau diresep cabenya kurang atau tidak ada tambahan lada. Kalau
pake lidah, harga sate mahal karena lidah itu juga mahal, tapi kalau
campuran jeroan … untungnya juga gede karena hasilnya banyak.

Kalau
bikin serabi, kalau diresepnya : diamkan selama 1 jam, jangan
diikutkan .. diamkan aja 5 jam. Pernah saya ikutin, hasilnya tidak
bagus. Kata ibu, kalau zaman dulu, bikin sore paginya baru dimasak.
Saya coba lagi diamkan lama dan memang berhasil.

Kalau
bikin bolu kukus, ini sempat diprotes sama ibu .. again. Kukusannya
bisa muat 20 cetakan, tapi saya isinya cuma 5. Kata ibu “Gimana
cepat selesai kalau isinya 5 biji dan sama juga ngabisin minyak
tanah, kalau dijual rugi bandar” :)). Saya sih ngikutin yang
ditulis diresep, katanya “Jangan diisi banyak-banyak supaya
mekarnya bagus”, begituloh… Akhirnya saya taruh 10 biji, hasilnya
tetap bagus.

Nah, segitu dulu .. suka duka didapur … hmmm ada yang ga bisa hapal sampai sekarang yaitu bumbu masakan padang … sebenarnya sama semua jenis masakannya, cuma masakan A bumbu  ada yang dikurangi, kalau masak masakan B bumbunya ada yang dilebihkan … kayaknya harus dicatat dan ditimbang versi masakan ibu ….

Feb
02
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 02-02-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bot

Tante
saya sepupu dari Bapak yang paling bungsu, trauma BANJIR. Tahun 2002,
hampir semua wilayah kota Jakarta terkena banjir begitu juga
Bendungan Hilir kediaman Tante. Tante punya usaha LPK Komputer.
Alhamdulillah, CPU, Monitor, semua buku-buku, diktat dll tidak kena
banjir karena sudah diletakkan dilemari paling atas. Sisanya dibawa
kerumah Kakaknya yang tidak terlalu jauh dari tempat kerja. Di rumah
kakaknya lantai dasar yang terkena itupun cuma sedikit.

Setiap
lewat kali sungai Ciliwung pasti beliau kasih komentar “Airnya
deras sekali”, “Tinggi sekali airnya”. Kalau mendung, hujan ..
raut wajahnya cemas.

Kalau
saya sendiri sama geledek, kilat. Pernah makan siomay di bawah mesjid
Al Azhar, sore-sore, langit mendung, angin kencang, buru-buru
makannya, bentar-bentar lihat langit. Ga peduli diliat orang.
Kebetulan dikanan saya berdiri mantan Ketum Yisc Al Azhar (Ahmad
Maksum) tau deh ngeliati ga ya … malu kan … kalau cara makannya
kayak dikejar setan.

I don’t care … cari aman, udah bayar, langsung
kabur ke sekre, duduk didepan TV …. aman deh .. ga lama kemudian
hujan disertai geledek, kilat walaupun ga gede-gede banget. Ups ..
lupa nonton dekat dengan TV .. kalau TVnya kena petir gimana ya ..
langsung saya mundur agak jauh … ups lupa lagi … kan Jakarta
masih lebih aman dari pada Pondok Petir. Mesjid Al Azhar itu ada
penangkal petirnya ga ya ?

Mau
pulang ke rumah telepon dulu .. dirumah ada hujan ? or udah selesai
ga hujannya, udah ga ada geledek tidak ? Kalau udah aman .. baru
pulang … tapi kalau di jalan masih hujan … terjang aja … berani
mati … hmm gimana kalau hujannya ga selesai sampai besok pagi lagi
… ? gimana tuh … bisa-bisa tidur dijalan.

Naik
bis, mikirnya .. kalau kesamber petir gimana ya ? … ada kilat …
kaget gw … mau berusaha lebih nyantai … diusahakan sih … tapi
… kalau tidur dibis .. aul ga biasa tidur di BIANGLALA … keamanan
tidak terjamin, kalau di bis MAYASARI BHAKTI jurusan BEKASI berani
donk untuk tidur nyenyak … maklum ga ada halte di jalan tol dan
makhluk pada jelas semua.

Jadi
kalau di luar rumah, ada geledek, ada kilat kebanyakan takut,
sebentar-bentar kaget, ga berani pake payung … aduh .. please deh
… AULIAH … sampai kapan … GA TAU deh …

PARNO
…PARNO …