Jan
23
Filed Under (Story) by auliahazza on 23-01-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Merupakan
kebahagian melihat gunung dari kejauhan, warna biru ditimpali warna
putihnya awan. Bila berdiri pagi hari antara pukul 5.30 WIB s/d 6.30
WIB ditrotoar Jl. Ki Mangunsarkoro, Margahayu, Bekasi Timur akan
terlihat puncak gunung yang terletak di Bogor tapi dengan syarat
cuaca cerah ceria. Dan bisa juga terlihat jajaran gunung dari jalan
tol layang Cawang … hmm tapi tidak setiap hari bisa melihat gunung
tersebut … yahhh tergantung situasi alam digunung itu.


Kalau
di Villa Pamulang dan Perum. Bumi Mentari, Pondok Petir Sawangan
Depok. Gunung akan terlihat besar. Tanggal 23 Januari 2006, dipagi
hari sekitar jam 7 pagi, sengaja melewati daerah tersebut akan nampak
sebagian gunung diliputi awan putih tebal, sebagian lagi menampak
diri dengan warna biru, saat itu langit cerah ceria disinari matahari
pagi yang hangat.


Norak
selanjutnya adalah KERETA API. Pernah sengaja menunggu kereta api
lewat setelah terdengar bunyi bahwa kereta api datang. Walaupun belum
terlihat di ujung pandangan, saya akan menanti dengan setia. Setelah
muncul, saya senang sekali dan akan saya lihat sampai tidak terlihat
lagi di ujung pandangan.


Saya
tidak masalah bila macet karena menunggu kereta api lewat, merupakan
sesuatu kebahagian melihat benda yang panjang itu melintas dihadapan.


Hal
tersebut diatas terjadi sebelum saya naik kereta api. Setelah
merasakan naik kereta api, saya tidak pernah lagi menanti kereta api
yang lewat, kapok. Naik benda yang panjang itu tidak menyenangkan,
mandi keringat, empet-empetan, jorok, kumuh itu (kalau kelas ekonomi). Kalau mau turun di
stasiun yang diinginkan harus menengok keluar “sudah sampai manakah
kita?” juga jika mau turun, bingung deh turun dari sisi kanan or
kiri … solusinya saya ikutin orang yang didepan terus jalannya
harus cepat karena setiap stasiun berhentinya cuma sebentar. Masuk
pun begitu … pokoknya naik kereta api itu tidak lebih dari pada naik bus.

Itulah 2 norak yang sudah terpenuhi. Gunung adalah norak yang menyenangkan dan kereta api sudah tidak menyenangkan lagi.