Jan
07
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 07-01-2006

<!–
@page { size: 8.27in 11.69in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Paling
menyebalkan kalau janji dengan memakai kata pagi, malam, siang, sore
karena jamnya ga pasti. Pasti saya akan bertanya lagi, sorenya jam
berapa ? sore itu kan dari 3 sampai dengan 6. Malam dari jam 6 s/d
menjelang subuh. Begitu seterusnya. Uh.. mengesalkan. Ada teman saya
kalau janji pasti memakai kata diatas. Kalau saya tanya lagi jam
berapa ? Kata dia pokoknya sore dech atau pagi dech. Kalau sudah
begitu saya cuekin aja, mau datang kek, ga datang memangnya gue
pikiran. Paling-paling saya jawab lagi "iya dech sore or iya
dech malam" or "terserah" dstnya or saya diam aja.
Kalau pas dia datang tapi saya lagi sibuk … biarin aja dia
nunggu, salah sendiri kenapa ga pakai waktu angka, jadi saya kan bisa
membagi waktu dan diplanning.

Saya juga tidak suka kalau
memakai kata ba’da. Pernah saya janji dengan teman. Katanya akan
datang habis ba’da zuhur, janji disuatu tempat. Padahal saat bedug
zuhur belum pulang kerja akhirnya minta izin. Sepengetahuan saya
kalau ba’da itu habis bedug langsung sholat. Rupanya dia datang
sekitar jam setengah 3, hampir menjelang ashar. Katanya kalau ba’da
itu ya setelah saya sholat, waktu sholatnya jam berapa terserah saya.
Gondok gue …

Tau tidak kalau saya sudah minta izin pulang
duluan dari tempat kerjaan, nunggu sampai 2 jam lebih. Untungnya saya
bisa cari kesibukan dengan menyimpan kekesalan. Sebenarnya pengen
ditinggalin aja, tapi ga tega sich …

Semenjak itu dan
sampai sekarang saya tidak akan pernah janjian dengan memakai kata
ba’da, sore, malam, pagi siang .. GA JELAS. Pake angka .. 1 … 2 …
3 aja. Ga apa-apa kalau nanti telat atau tidak sesuai dengan angkanya
…. yang penting ada kepastian.

Jan
07
Filed Under (Uncategorized) by auliahazza on 07-01-2006

Janganlah kecewa
Bila aku mengatakan kau adalah sahabatku
Janganlah marah
Bila ku katakan kau adalah temanku

Aku tidak mau orang lain merampas dari sisiku
Aku tidak mau orang lain berbuat jahat terhadap kita
Aku tidak mau orang bercerita tidak benar tentang kita
Kita tentu tidak tahu berapa banyak yang iri pada kita
Kita tentu tidak tahu berapa banyak orang yang terluka karena kedekatan kita

Maafkan …

Biarlah hanya kita yang tahu
Biarlah Tuhan yang tahu
Orang lain tak boleh tahu
Biarlah mereka mereka-reka

Janganlah marah …
Kau selalu yang tersayang bagi ku